Pengadaan Air Bersih di KEK MBTK,Gubernur dan PPAR Tandatangani Kesepakatan
(Penandatangan kesepakatan bersama tentang penyediaan air bersih niaga kawasan ekonomi maloy)
SAMARINDA- Gubernur Kaltim H Isran Noor dan Direktur Utama PT Prisma Pusaka Artha Raya (PPAR) Aulia Roza Putera, menandatangani kesepakatan bersama tentang kerjasama penyediaan air bersih
industri/niaga di Kawasan
Ekonomi Khusus Maloy Batuta Trans Kalimantan (KEK MBTK) di
kabupaten Kutai Timur.
Isran Noor mengatakan kerja sama ini
bertujuan untuk mengantisipasi ketersediaan air di masa yang akan datang sebab proyeksi kebutuhan air
bersih untuk melayani para
pengusaha-pengusaha yang
berinvestasi di KEK MBTK di Kabupaten Kutai Timur,
“ Kita
harapkan dengan adanya kerjasama dengan PT PPAR ini dalam penyediaan air bersih di KEK MBTK, tentu
menjadi nilai tambah bagi kawasan tersebut, sehingga menambah sarana dan prasarana KEK MBTK,” kata Isran Noor, usai melakukan
penandatanganan , yang digelar di Ruang Rapat
Tepian 1 Kantor Gubernur Kaltim, Rabu (16/12/2020).
Isran
Noor menambahkan, salah satu prasarana
dasar untuk membangun sebuah kawasan,
apakah itu kawasan industri maupun kawasan pemukiman dan lain sebagainya salah
satunya adalah tersediahnya air bersih
, disamping sarana lainnya seperti pembangunan
infrastruktur jalan, energi listrik .
“ PPAR merupakan perusahaan yang
ingin berinvestasi dibidang pengadaan air bersih di KEK MBTK, dan
diharapkan kapasitasnya jangan kecil-kecil tetapi harus besar , sehingga dapat memenuhi semua kebutuhan air bersih di kawasan tersebut,”
pinta Isran Noor.
Direktur Utama PPAR Aulia Roza Putera
mengatakan kerjasama dengan Pemprov
Kaltim merupakan kerjasama yang pertama, untuk penyedian air bersih PPAR
akan bekerjasama dengan pengelola KEK MBTK, untuk kapasitas yang
sudah terbangun sekarang ini sekitar 250 liter perdetik. Dan akan
disusuaikan dengan pendistribusian sebesar 250 liter perdetik, nantinya ada kebutuhan paling kurang 450 liter
perdetik, jadi ada tambahan lagi sekitar 200 liter perdetik.
“ Untuk pengguna air bersih, semuanya
tenant yang ada MBTK, jadi semua tenant
akan menjadi pelanggan nantinya,
dan selama ini PPAR banyak beropersi di kawasan-kawasan indutri termasuk MBTK yang menjadi peluang untuk
dikembangkan kedepan,” kata Aulia Roza Putera.
Tampak hadir Asisten perekonomian dan
Pembangunan Pemkab Kutim, Kepala Dinas PU, Penataan Ruang dan Perumahan Rakyat
Kaltim, Kepala Biro Infrastruktur dan SDA Setdaprov Kaltim, Kepala Biro Humas Setdaprov Kaltim, jajaran
Direksi PT PPAR serta undangan lainnya.(mar/poskotakaltimnews.com)